in

Unit Metalcore Malang, WARFOR Rilis Single dan Video Klip “Angkara Murka”: Anthem Para Aktivis Anti Penindasan

Para personel WARFOR (official)
Para personel WARFOR (official)

Pada 1 April 2024, WARFOR meluncurkan video klip terbaru mereka yang berjudul “Angkara Murka”. Video klip ini merupakan medium yang menggambarkan amarah dan protes atas ketidakadilan yang terjadi antara para penguasa dan masyarakat.

Single “Angkara Murka” sendiri merupakan remake dari lagu dengan judul yang sama yang dirilis oleh WARFOR pada tahun 2010 ketika masih menggunakan nama Wait For My Revenge!

Sejarah panjang band ini dimulai pada tahun 2010. Awalnya menggunakan moniker Wait For My Revenge! Dengan personel yang terdiri dari Duta (vokal), Erwe (gitar), Syahrier (bass), dan Setiya (drum). Mereka terinspirasi oleh band-band seperti As I Lay Dying dan Killswitch Engage. Ini sudah cukup untuk menarik garis, bahwa mereka kental oleh pengaruh musik metalcore.

Setelah satu dekade, akhirnya terjadi pergantian personel dengan masuknya Gilang Domisilafa di posisi gitar menggantikan Syahrier. Lalu Djasmen sebagai gitaris kedua, dan Indra Widjaya sebagai pemain bass sekaligus dan vokalis clean. Indra Widjaya juga dikenal luas karena memerankan Roy di franchise film dan seri streaming Yowis. 

WARFOR kembali bersatu pada 2023, setelah vakum pada 2013 karena kesibukan masing-masing personel. Dengan formasi baru dan semangat yang menggelora, WARFOR kembali merilis “Angkara Murka” dengan aransemen lebih segar pada Agustus 2023 lalu.

Video klip “Angkara Murka” mengambil inspirasi dari aksi protes di seluruh dunia terhadap berbagai bentuk ketidakadilan dan penindasan. Melalui video ini, WARFOR ingin mengajak pendengarnya untuk tetap konsisten bersuara dan menunjukkan ketegasan dalam menyuarakan pendapat untuk menuntut perubahan yang lebih baik.

“Bukan hanya penindasan lebih ke kemarahan atas kejahatan-kejahatan atau kecurangan yg terjadi di dunia. Ada kalanya dunia tutup mata atau tebang pilih ketika terjadi peperangan. Seperti perbedaan sikap dunia ketika ada perang Ukraina versus Russia dan Palestina versus Israel,” jelas Duta

Video Klip ini juga diproduksi secara mandiri oleh WARFOR. Indra Widjaya berperan sebaagai director dan editor, Gilang Domisilafa sebagai key grip, dan Bagas Ramadhani Pratama sebagai videografer.

“Sebenarnya lagu ini sudah ditulis dan pernah diproduksi di tahun 2010. Namun pada saat itu hanya dirilis di ReverbNation. Nah, setelah reformasi WARFOR di tahun 2023 ini barulah lagu “Angkara Murka” diproduksi kembali. Produksi MV ini digarap setengah tahun setelah singlenya keluar,” ujar Gilang Domisilafa.

WARFOR juga telah menyiapkan dua single baru yang akan diikuti dengan peluncuran full album berisi sepuluh lagu. Rencananya, album ini akan dirilis antara akhir 2024 atau awal 2025.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!