in

Girl and Her Bad Mood: Luka Mesti Disembuhkan

Processed with VSCO with al3 preset

Baru saja merilis mini album di tahun 2022, Girl and Her Bad Mood kembali dengan lagu barunya yang berjudul “Heals”.  

Termasuk band pop/rock alternatif asal Malang, Girl and Her Bad Mood (GAHBM) sukses berkiprah di kancah musik daerah.

Sekilas Fropil

Band yang dibentuk tahun 2018 ini bertemu di kampus FISIP Universitas Brawijaya Malang. Sama-sama suka musik, Bima Geraldi (gitar dan vokal), Jane Maura (bass dan vokal), Daffa Hanafi (gitar), Danang Seloaji (drum), dan Handy Wandhawa (synth) membentuk Girl And Her Bad Mood.

Mereka mengaku terinspirasi dari musik alternatif era ‘90-an hingga 2000-an. Sebut nama-nama, seperti The Cranberries, The Cardigans, Wolf Alice, DIIV, Beach Fossils, Snail Mail, Alvvays, Japanese Breakfast, Citizen, Basement, American  Football, Delta Sleep, dan masih banyak lagi.

Bima dan kawan-kawan awalnya mencoba menggabungkan elemen berbagai band, untuk membangun karakter GAHBM. Penggabungan ini menghasilkan komposisi menawan yang amat khas.

Kiprah GAHBM

Dalam perjalanannya, kiprah GAHBM terbilang cukup mulus. Pelan tapi pasti, mereka merayap dengan rilisan debut pada tahun 2022, mini album berisi lima lagu berjudul Bluest Year.

Paska-rilis mini album, tentu saja mereka langsung tancap gas promosi lewat tur dan berbagai kesempatan gigs, baik di dalam maupun luar kota. Pantas saja kalau lagu-lagu konten Bluest Year meluncur cukup lancar di telinga penikmat musik Kota Malang.

Sedikit berbeda dari warna musik awal GAHBM, single terbaru mereka, Heals membawa tema luka secara positif, yakni yang diikuti kesembuhan.

“Kalau ada luka itu ya disembuhkan, bukan di distraksi dengan hal-hal lain” Kata Bima.

Kebetulan, Bima memang yang menulis lagu terbaru GAHBM yang terinspirasi dari pengalaman pribadinya.

Cerita soal Heals

Pada malam itu, Bima mengaku baru saja menonton konser Tabraklari di sebuah bar di Malang. Lantas, tanpa sadar ternyata diri bima ikut hanyut dalam keceriaan di sebuah sesi karaoke Levels Brewhouse. 

Kebetulan saat itu, Jane Maura rekan bassis-nya bertugas menjadi host acara tersebut.

Sepanjang malam itu, Bima dan Jane pun menikmati acara dan tampak larut dalam pesta. Pada saat saat bersamaan Bima merasa dirinya melupakan luka dan resah yang membayangi .

Memang tampak bingung, karena semua orang di pesta ini bersenang-senang hingga dini hari.

Bima pun bertanya pada diri sendiri, apakah tidak ada hari esok? Ataukan memang tidak (harus) dipikirkan?  

Tapi tak disangka, saat pesta sudah berakhir, ternyata kegelisahan Bima masih ada dan menghantui dirinya. 

Saat itulah, lagu “Heals” ditulis, GAHBM pun bersepakat untuk merilisnya pada 15 September 2023. 

Usai merilis single baru, ternyata GAHBM malah menjalani fase sibuk, karena undangan manggung di berbagai daerah.

Tampaknya lagu terbaru ini membuka lembaran baru bagi mereka, perlahan mulai di-notice oleh penikmat musik di Tanah Air.

Selepas peluncuran single ini, GAHBM tampaknya lebih percaya diri dan terus melaju pesat dengan jadwal manggung yang sangat padat.

Heals dari GAHBM sudah bisa disetel lewat berbagai digital streaming platform favorit kalian.

Spotify 

Apple Music

Bandcamp

Youtube

Manajemen: Veronica

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!