in

Tradisi Buket Bunga dari Uang di Berbagai Penjuru Dunia

Ilustrasi: detik

Bunga dan uang merupakan dua jenis benda yang kerap dijadikan simbol untuk mengungkapkan rasa kasih sayang, apresiasi, dan dukungan. Lalu, bagaimana jika kedua elemen ini digabungkan? Apa itu bisa jadi ungkapan sayang berlipat-lipat? Atau demi estetika? Maksudnya buat menyalurkan rezeki, tetapi lewat kreativitas yang feminin. Agar penerima tidak merasa terintimidasi dengan besar kecilnya nominal.

Pastinya, semua akan tergantung niat.

Terlepas dari semua itu, nyatanya buket uang adalah salah satu hasil kreativitas para florist yang telah menjadi bagian dari budaya dan tradisi di berbagai penjuru dunia. Banyak kebudayaan memandang uang sebagai simbol keberuntungan, kesejahteraan, dan kemakmuran. Sementara bunga menggambarkan kecantikan, karena secara umum bunga memiliki tampilan visual yang menarik.

Tradisi Hadiah Buket Bunga dari Uang

Dalam tradisi Tionghoa, hong bao atau lai see atau kita kenal dengan angpau, sering digunakan sebagai hadiah yang menggambarkan harapan akan keberuntungan di tahun baru. Orang Jepang juga mengenal uang Sakura yang konsepnya mirip. Ini juga menjadi hadiah pada momen-momen tertentu, seperti tahun baru, pernikahan, ulang tahun, dan lainnya.

Konsep yang hampir sama juga ditemukan dalam tradisi Islam. Ada praktik yang lazim dikenal sebagai salim atau eidiyah. Ini adalah praktik memberikan uang kepada anak-anak sebagai hadiah selama Hari Raya Idul Fitri.

Meski angpau, uang Sakura, dan salim tidak berbentuk buket, unsur bunga yang biasa muncul pada motif amplop atau ornamen hiasan, sudah dianggap cukup untuk menggolongkannya sebagai buket bunga. Setidaknya itu yang berhasil Hipmin tangkap dari penelusuran sumber-sumber di internet.

Di berbagai wilayah Asia lainnya, buket bunga dari uang sering diberikan oleh tamu kepada pasangan pengantin sebagai sumbangan untuk membantu mereka memulai kehidupan baru bersama. Ini adalah bentuk dukungan finansial yang sangat dihargai dan dianggap sebagai kontribusi bagi kesuksesan pernikahan.

Dan meskipun lebih sering diidentikkan dengan budaya Asia dan Timur Tengah, konsep ini juga merambah masyarakat Barat. Di Amerika Serikat, buket uang digunakan dalam acara seperti wisuda, ulang tahun, atau pernikahan. Ini adalah cara untuk memberikan hadiah uang dengan sentuhan kreatif dan pribadi.

Kreativitas Buket Uang

Membuat buket bunga dari uang membutuhkan teknik lipat yang mahir dan desain yang dipikirkan dengan baik. Bahan utamanya, tentu saja adalah uang kertas. Biasanya dengan berbagai varian denominasi, guna meningkatkan nilai dan estetika visualnya.

Uang kertas dilipat hati-hati menjadi bentuk-bentuk cantik, seperti bunga, kupu-kupu, atau elemen dekoratif lainnya. Atau bentuk tertentu yang memungkinkan untuk disusun, agar menyerupai buket bunga tradisional. Terkadang, elemen tambahan seperti pita, daun palsu, atau vas dekoratif digunakan untuk menambah estetikanya.

Di Indonesia, buket bunga dari uang bisa diberikan dalam acara pernikahan, sebagai hantaran untuk pengantin wanita atau maskawin dari mempelai pria. Bentuknya cukup variatif, bisa berupa buket bunga tradisional berbahan uang, atau kolase cantik dalam pigura

Dalam budaya Tionghoa, uang akan ditempatkan dalam amplop berwarna merah. Masyarakat tersebut menganggap warna merah melambangkan keberuntungan dan keberkahan. Pun dengan nominalnya yang harus genap, karena angka ganjil sering dikaitkan dengan upacara pemakaman yang duka.

Sedangkan di Jepang, tentu saja akan melibatkan teknik origami untuk melipat uang menjadi bentuk yang rumit. Seperti burung bangau atau ikan koi, dengan makna simbolik mereka sendiri tentang keberuntungan dan kemakmuran.

Melipat uang dan menyusunnya menjadi bentuk-bentuk rumit, menggambarkan transformasi sumber daya finansial menjadi sesuatu yang menarik secara visual sekaligus bernilai.

Momen-Momen yang Pas

Buket bunga dari uang adalah hadiah multifungsi sekaligus multiagenda. Amat praktis, bisa diberikan dalam berbagai kesempatan bahagia. Ini dapat digunakan sebagai hiasan sentral acara yang menawan, menambahkan sentuhan elegan.

Untuk ulang tahun dan hari jadi, buket uang bisa menjadi cara kreatif untuk merayakan dan menyampaikan apresiasi. Kelulusan dan pencapaian akademis juga merupakan acara populer untuk buket uang, karena mencerminkan perasaan selamat dan potensi kesuksesan finansial di masa depan. Sedangkan dalam pernikahan dan pertunangan, buket uang melambangkan ucapan selamat untuk masa depan yang sejahtera dan penuh berkah.

Selain itu, buket uang juga digunakan dalam penggalangan dana dan acara amal, karena daya tarik visualnya seringkali mendorong peserta untuk memberikan kontribusi sesuai kepentingan.

Selami Eskapisme Musim Liburan, Liqua Rilis Debut EP ‘Vakansi’

Jadi Versi Terbaru Raden Ajeng and the Angel Wings Rilis Album “Phantasia”