Perkenalkan single terbaru Endah N Resa, “Terang Bulan” yang jadi lanjutan kisah kehilangan dalam “Merelakanmu”. Temanya nyambung, fase selepas kehilangan, ketika seseorang mulai menjalani hari-hari baru sambil belajar menerima keadaan.
Kalau “Merelakanmu” menggambarkan proses terjadinya kehilangan orang yang disayangi, “Terang Bulan” lebih banyak membahas momen setelahnya. Saat malam tiba, kesibukan berhenti, dan kita punya ruang untuk berkutat sama pikiran sendiri.
Lagu ini lahir dari refleksi dan introspeksi yang sedang dijalani Endah N Rhesa. Di usia mereka yang nggak muda lagi, kabar duka dari orang-orang terdekat bikin rasa takut kehilangan terasa semakin nyata. Pengalaman itu kemudian dituangkan jadi percakapan pribadi melalui musik.
Salah satu baris liriknya berbunyi, “Merasa aku bermain peran, seakan kuat tak terpecahkan”.
Menurut Endah, refleksi bisa lebih mudah dilakukan salah satunya pas malam hari.
“Proses refleksi dan introspeksi sering aku lakukan saat malam hari. Ada rasa nyaman yang muncul di tengah kenyamanan, ketika distraksi mulai berkurang dan aku bisa menumpahkan emosi tanpa merasa canggung karena harus kembali beraktivitas”, ujar Endah.
“Pada saat itulah aku bisa lebih jujur pada diri sendiri dan perlahan mendapatkan kelapangan hati”, lanjutnya.
Lewat “Terang Bulan”, Endah N Rhesa nggak coba ngasih jawaban tentang gimana cara menghadapi kehilangan. Lagu ini justru jadi ruang untuk menerima kesedihan, takut, dan ragu yang merupakan bagian proses tersebut.
Secara keseluruhan, lagu ini juga menjadi bagian dari fase musikal Endah N Rhesa yang terasa lebih sendu dibandingkan karya-karya mereka sebelumnya.
“Terang Bulan” bakal masuk katalog mini album Endah N Rhesa mendatang yang judulnya ” Menyambut Matahari”. Mini album berisi lima lagu berbahasa Indonesia yang ini bertema kehilangan, penerimaan, dan harapan ini bakal dirilis beberapa bulan kedepan.
“Mini album ini memang terasa lebih sendu dibandingkan karya-karya kami sebelumnya. Mungkin karena mengikuti fase hidup yang sedang kami jalani. Tapi justru lewat lagu-lagu ini, kami merasa punya ruang untuk mencurahkan semuanya. Rasanya melegakan,” ujar Rhesa, bassis sekaligus produser musik Endah N Rhesa.
