Kebaruan Spider-Man: Brand New Day, Mood-nya Beda dengan Sebelumnya

Hipmin
By
Hipmin
laba laba abal abal

Film Spider-Man: Brand New Day sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 29 Juli 2026, menyusul jadwal rilis global di Amerika Serikat pada 31 Juli 2026. Masih dibintangi Tom Holland & Zendaya, Spider-Man kali ini nggak kenal lagi sama MJ & Ned.

Soalnya di edisi sebelumnya (No Way Home), Peter Parker minta tolong Doctor Strange buat menghapus Spider-Man dari ingatan semua orang. Maksudnya dulu buat melindungi mereka dari ancaman villain dimensi lain yang juga menargetkan orang-orang terdekatnya.

Tapi karena identitasnya kembali tersembunyi, Peter sekarang kembali hidup dalam anonimitas total. Tetap melindungi New York City sebagai vigilante sendirian, sembari menyaksikan MJ dan Ned melanjutkan hidup mereka di MIT.

Dan karena ingatan orang-orang itu kehapus, ternyata itu ngaruh banget ke mental Peter Parker. Emosinya jadi nggak stabil dan lebih agresif. Tapi, di sisi lain justru bikin kemampuan biologisnya meningkat. Perubahan biologis mendadak ini membuat kekuatan arachnid Peter menjadi tidak stabil dan agresif. DNA laba-labanya bermutasi lagi, dia jadi bisa memproduksi jaring langsung dari pergelangan tangannya, kayak Spider-Man versi Tobey Maguire dulu.

Kebaruan lain yang muncul di Brand New Day ini adalah munculnya Frank Castle alias Punisher, yang diperankan Jon Bernthal. Film khusus tentang karakter ini baru saja tayang dengan judul The Punisher: One Last Kill. Sebelumnya dia diceritakan punya utang ke Spider-Man. Tapi setelah mantra Dr. Strange menghapus ingatan semua orang, yakin dia mau bayar?

Selain Punisher, film ini juga memperkenalkan karakter baru ke MCU, yaitu Jean Grey yang diperankan Sadie Sink, menandai debut MCU-nya. Deretan pemain lain yang turut memperkuat film ini antara lain Florence Pugh sebagai Yelena Belova, Mark Ruffalo sebagai Bruce Banner/Hulk, Tramell Tillman, serta Marisa Tomei sebagai May Parker.

Film garapan sutradara Destin Daniel Cretton, dengan naskah ditulis Chris McKenna & Erik Sommers, ini dinilai menggambarkan Peter Parker yang lebih dewasa daripada versi-versi sebelumnya. Seiring dengan mandeknya support dari Avengers, kematian Tony Stark, dan kesepiannya nanggung rahasia sendirian. Film ini merupakan film ke-38 dalam Marvel Cinematic Universe sekaligus instalmen kelima Fase Enam, dan dilaporkan meraih pendapatan debut yang sangat tinggi di box office global.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan