in

Eksplor Air Terjun di Malang, Surga Dunia yang Tersembunyi

Hipkultur.com – Malang merupakan salah satu kota yang berada di Provinsi Jawa Timur. Selain dikenal sebagai kota pendidikan, Malang juga di kenal dengan beragamnya wisata.

Tersembunyi di dalam rimbunnya alam, air terjun di Malang menyajikan pemandangan yang memukau dan menyegarkan.

Dalam artikel ini, kami akan mengajak Anda untuk menjelajahi surga tersembunyi di Malang melalui eksplorasi keindahan air terjun yang ada di wilayah ini.

  • Air Terjun Coban Rondo

Coban Rondo adalah air terjun terindah di Malang yang paling terkenal. Wisata air terjun ini cocok dikunjungi bersama keluarga , karena jarak antara air terjun dan pintu masuk serta jalan yang lebih mudah diakses.

Lokasi dan alamat Coban Rondo terletak di Desa Pandansari, Kecamatan Pujon. Air terjun di Coban Rondo memiliki ketinggian 60 meter.

Disini juga terdapat taman labirin yang cukup populer sebagai tempat hunting foto paling instagramable. Selain taman labirin, ada juga fasilitas wisata lain yang tersedia di Coban Rondo seperti area camping ground, wahana permainan outbond, flyingfox, tubing, airsoftgun, paintball, tasung, dan junggle trekking. Untuk harga tiket masuk Coban Rondo sebesar Rp.15.000,- dan Rp.10.000,- untuk taman labirin.

  • Air Terjun Coban Talun

Coban Talun adalah air terjun indah yang terletak di desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Malang, Jawa Timur. Untuk sampai di lokasi objek wisata ini, Anda harus menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 15 km atau 1,5 jam dari pusat kota Malang.

Keindahan air terjun ini bisa Anda lihat ketika cuaca sedang cerah. Butiran air yang terhempas angin akan menimbulkan warna pelangi yang sangat indah dan mempesona. Batuan-batuan pegunungan yang sangat besar disini pun menambah keeksotikan air terjun

Coban Talun. Hal yang wajib Anda perhatikan adalah apabila hujan turun deras maka semua pengunjung wajib meninggalkan lokasi air terjun untuk antisipasi terjadinya banjir. Harga tiket masuk Coban Talun cukup murah meriah sekitar Rp.5.000,-, parkir motor Rp 2.000,- (roda dua) dan Rp 4.000,- (roda empat).

  •  Air Terjun Tumpak Sewu

Air Terjun Tumpak Sewu terletak di aliran sungai Glidih yang menjadi perbatasan kecamatan Ampel Gading Malang dan kecamatan Pronojiwo Lumajang. Lebih tepatnya di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang.

Walaupun secara administratif berada di Lumajang, namun air terjun indah ini cukup populer di Malang. Oleh karena itu saya masukkan ke dalam daftar ini.

Aiir terjun yang juga dikenal dengan nama Coban Sewu atau Grojogan Sewu ini memiliki keindahan yang luar biasa. Sumber air berderet sepanjang tebing yang berbentuk lengkungan nan indah dan megah.

Air terjun setinggi 180 meter ini dihiasi tumbuhan-tumbuhan hijau yang menempel di dinding tebing yang berwarna kecokelatan. Suara deru air terjun yang memecah kesunyian seolah mengundang wisatawan untuk turun tebing dan merasakan percikannya.

Dari ujung kanan ke ujung kiri tebing, sumber air mengalir deras. Bukan hanya dari puncak air terjun, melainkan juga dari tengah dan dasar tebing. Benar-benar tempat yang bagus, keren, dan instagramable untuk hunting foto. Sumber air seperti ada di mana-mana.

Itulah mengapa air ini disebut Coban Sewu. Coban berarti air terjun, sedangkan sewu berarti seribu, sebagai kiasan karena sangat banyaknya sumber air yang ada. Airnya pun jernih dan dingin.

Cipratan air terjun menyegarkan wajah dan tubuh yang bermandikan keringat. Sungai yang jernih menjadi tempat yang tepat untuk membasuh muka dan merasakan dinginnya mata air Coban Sewu.

Eksotis bebatuan di dasar tebing menambah keindahan ciptaan Tuhan ini. Anda akan merasa betah berlama-lama di sini. Jarak Air Terjun Tumpak Sewu dari Lumajang sekitar 55 km ke arah barat.

Sedangkan jika ditempuh dari Kota Malang sekitar 65 km ke arah selatan. Letak pintu masuk air terjun Tumpak Sewu sendiri ada di sisi jalan raya Malang – Lumajang (jalur lintas selatan).

Untuk kendaraan yang Anda bawa bisa diparkir di lokasi yang dikelola oleh warga setempat. Biaya parkir dibanderol dengan harga Rp. 5.000,- / motor. Setelah memarkir kendaraan, Anda harus membeli tiket masuk seharga Rp. 5.000,00/ orang.

Tapi, tiket ini hanya berlaku untuk lokasi atas saja (tempat untuk melihat panorama Air Terjun Tumpak Sewu dari atas tebing). Jika kalian ingin melihat Air Tejun Tumpak Sewu dari dekat, maka harus melanjutkan perjalanan dengan menyusuri jalan setapak.

Trek ini cukup ekstrim dengan meniti tangga dari bambu seadanya dan sebagian harus turun dengan berpegangan seutas tali. Begitu sampai di area ini, Anda akan dikenai biaya lagi sebesar Rp. 5.000,- /orang.

  • Air Terjun Coban Pelangi

Air terjun Coban Pelangi merupakan tempat wisata alam di Malang yang terletak di kawasan Desa Gubugklakah, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang.

Dinamakan Coban Pelangi karena air terjun ini sering membiaskan warna pelangi. Air terjun ini adalah salah satu wanawisata yang dikelola oleh Perum Perhutani KPH Malang, dan dikelilingi oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS).

Air terjun ini berada di ketinggian 1299,5 m di kaki Gunung Semeru. Suhu udara di kawasan ini berkisar antara 19 – 23 derajat Celcius. Waktu yang paling tepat untuk berkunjung ke air terjun Coban Pelangi adalah di pagi hari.

Saat pagi, kabut yang lembut sering muncul di sekitar coban setelah lewat dari tengah hari. Segarnya embun pagi hari juga sangat sejuk dan sayang untuk dilewatkan. Oya, pada musim penghujan pihak pengelola sering membatasi kunjungan hingga pukul 16.00 saja. Harga tiket masuk sekitar Rp. 5.000,-. Parkir sepeda motor Rp. 2.000,- dan parkir mobil Rp. 5.000,-.

  • Air Terjun Coban Jahe

Air Terjun Coban Jahe terletak di Dusun Begawan, Desa Pandansari Lor, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur.

Lokasinya yang tersembunyi di Kawasan Perhutani unit II Jatim Malang membuat suasana coban ini semakin alami. Taman yang terdapat di sekitar air terjun begitu anggun menghiasi Coban Jahe yang rupawan.

Tebing yang menjulang tinggi, bebatuan yang masih besar, hijaunya pepohonan yang meneduhkan dan air yang terpancar deras dari ketinggian menyuguhkan keindahan nan mempesona.

Selain berfoto dengan background yang cantik, disini Anda juga bisa bermain flying fox dan river tubing yang memicu adrenalin. Harga tiket masuk Coban Jahe sebesar Rp.5.000,-, biaya parkir kendaraan Rp.2.000,-, river tubing trek pendek Rp. 75.000,- dan river tubing trek panjang Rp. 150.000,-.

  •  Air Terjun Coban Kodok

Coban Kodok terletak di Dusun Gumul, Sukomulyo, Pujon, Malang, Jawa Timur. Karena lokasinya tersembunyi dan belum diketahui banyak orang maka Anda harus bertanya pada warga ketika akan mengunjungi air terjun ini.

Papan penunjuk jalan pun nampaknya belum ada. Belum banyaknya wisatawan yang berkunjung membuat coban ini begitu asri dan kealamiannya masih terjaga. Karena belum dikelola, maka belum tersedia lahan parkir.

Anda bisa menitipkan kendaraan di rumah warga, setelah itu Anda harus berjalan sekitar 20 menit untuk sampai di lokasi air terjun melewati perkebunan penduduk sekitar.

  • Air Terjun Coban Grojogan Sewu

Mendengar nama Grojogan Sewu, mungkin pikiran Anda akan langsung tertuju pada air terjun indah di Tawangmangu, Solo. Ya, memang tak dapat dipungkiri air terjun Grojogan Sewu Tawang Mangu telah menjadi salah salah satu ikon tempat wisata Solo yang paling populer di kalangan wisatawan.

Namun, air terjun Grojogan Sewu yang satu ini berada di Malang, tepatnya di desa Bendosari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Lokasinya tak jauh dari jalan raya dan mudah di jangkau dengan kendaraan pribadi atau angkutan umum.

Kalau dari pusat kota Malang sendiri berjarak sekitar kurang lebih 37 km. Coban Grojogan Sewu menawarkan keindahan air terjun yang masih asri dan alami.

Selain itu, tiket masuknya masih gratis lho, paling cuma membayar parkir motor Rp.2.000,-. Walau pun gratis, air terjun ini tergolong bersih dan terawat. Tersedia juga fasilitas seperti Mushola, Gazebo, Kamar Mandi/WC, dan warung makan.

  • Air Terjun Coban Manten

Coban Manten terletak di Desa Pandesari, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang. Air terjun cantik ini berjarak sekitar 30 km dari Kota Malang. Coban Manten juga dikenal dengan nama Coban Kembar.

Di tempat ini terdapat dua air terjun yang saling berjajar dalam satu tebing seperti sepasang pengantin. Mungkin karena itulah air terjun ini dinamakan Coban Manten (pengantin). Lokasinya yang tersembunyi dan jarang dijamah membuat Coban Manten memiliki alam yang masih sangat alami.

Tak hanya itu, letaknya yang berada di ketinggian menawarkan sensasi dan panorama tersendiri dibanding coban lainnya. Sejuknya air yang jatuh dari atas tebing, dari dua sumber sekaligus akan membuat wisatawan betah berlama-lama disini.

Penat dan Lelah akan terbayar dengan sajian alam nan indah di tempat ini. Coban Manten termasuk dalam serangkaian air terjun lainnya yaitu Coban Tengah dan Coban Rondo. Coban Manten terletak paling atas di pegunungan, kemudian di bawahnya terdapat Coban Tengah, dan Coban Rondo.

Untuk mengunjungi Coban Manten, Anda terlebih dahulu harus ke Coban Rondo yang terletak di bagian paling bawah. Sesampainya di Coban Rondo, Anda akan dikenakan tarif masuk sebesar Rp 15.000 per orang. Anda masih harus meneruskan perjalanan sampai di Coban Manten.

Bagi para pecinta alam dan petualang, mengunjungi air terjun di Malang adalah suatu keharusan. Eksplorasi keindahan alam yang tersembunyi ini akan memberikan kenangan tak terlupakan. Dari keindahan air terjun hingga suasana sejuk dan segar, Malang menjadi surga bagi para wisatawan yang ingin menikmati pesona alam yang tiada duanya.

Jadi, tunggu apalagi? Segeralah rencanakan perjalanan Anda ke Malang dan eksplorasi keindahan air terjun yang ada di wilayah ini. Nikmati suasana alam yang menenangkan dan rasakan keajaiban alam yang tak terlupakan. Selamat menikmati surga tersembunyi di Malang!(int3)

Sego Krawu, Kuliner Khas Gresik yang Telah Melegenda Sejak Dulu

The Breakfast People (foto: official)

The Breakfast People bikin Debut Spektakuler Round ‘n Round