Kolaborasi antar kancah kembali berlangsung. Kali ini yang terlibat adalah grup band rock asal Amerika Serikat, Thirty Seconds to Mars, bareng platform verifikasi identitas digital, World. Keduanya baru saja bikin pengumuman kerja sama di ranah penjualan tiket tur konser Thirty Second To Mars yang bertajuk “A Beautiful Lie Vs. This Is War”. Kolaborasi ini dilakukan buat memberantas praktik calo tiket otomatis pakai bots, biar memastikan tiket jatuh ke tangan penggemar asli yang manusia.
Lewat unggahan resmi di akun Instagram mereka, band yang digawangi oleh Jared Leto dan Shannon Leto ini mengusung kampanye bertajuk “Humans Only” (Khusus Manusia). Di sini, para fans yang beli tiket pakai platform World ID —sistem identitas digital berbasis verifikasi manusia—bisa dapat promo khusus, beli satu gratis satu.
Nggak cuma itu, Thirty Seconds to Mars juga ngasih insentif tambahan, berupa undian bagi promotor pertama yang berhasil melakukan verifikasi. Penggemar pertama yang mendaftar punya kesempatan naikin level tiketnya jadi VIP Closer to the Edge. Fasilitasnya termasuk kesempatan nonton konser langsung dari samping panggung, sesi meet & greet sama personel band, dan aneka keuntungan eksklusif lainnya.
View this post on Instagram
Langkah ini tentu bikin netizen, khususnya para fans merespons macam-macam. Sebagian besar menyambut positif dan memuji inovasi band yang dinilai peduli pada perlindungan konsumen, serta kenyamanan fans dari lonjakan harga akibat ulah calo. Tapi di sisi lain, netizen juga kuatir ada masalah di privasi data mereka. Ini mengingat platform World mengandalkan biometrik scan dan didirikan sama techbro kontroversial yang juga pendiri OpenAI, Sam Altman.
Meskipun begitu, sistem ini tetap bakal dijalankan. Info lengkap soal tata cara verifikasi World ID bisa kamu cek via link resmi di bio profil Instagram 30secondstomars.
Sedikit info, Thirty Seconds to Mars adalah band rock alternatif asal Los Angeles, California, bentukan kakak-adik Jared Leto dan Shannon Leto pada tahun 1998. Band ini mulai populer di kancah global setelah album kedua mereka, A Beautiful Lie (2005), dan album ketiga, This Is War (2009). Dikenal dengan musiknya yang sinematik, lirik filosofis, dan basis penggemar militan yang disebut “Echelon”, band rock ini masih memegang rekor tur konser terpanjang.
Sementara itu, platform World, sebelumnya dikenal sebagai Worldcoin, adalah proyek mata uang kripto dan verifikasi identitas digital skala global yang digagas CEO OpenAI, Sam Altman bareng Alex Blania. Platform ini fokus menyediakan sistem identitas digital, World ID yang tujuannya buat membuktikan kalau pemiliknya manusia asli dan unik (bukan AI atau bot otomatis), tanpa perlu mengungkap identitas mereka di dunia nyata. Proyek ini menggunakan perangkat khusus bernama Orb buat memindai iris mata pengguna sebagai metode verifikasinya.
