SATCF Rilis Single “For The Worst”, Rangkuman Frustrasi Kolektif Warga Negara

Musik Indonesia
SATCF dengan single terbaru mereka, "For The Worst"

Tepat di momen Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, 17 Agustus 2026, band punk rock, Snickers And The Chicken Fighter (SATCF) ngasih kado spesial. Adit (vokal/bass), Cahaya Acoy (gitar/backing vocal), Jefri (gitar/backing vocal), Oneding (keyboard/backing vokal) dan Jaka (drum) kirim kado lewat single terbaru mereka berjudul “For The Worst”. Tentunya, masih dengan karakter spesifik khas mereka yang jujur, simpel, tegas, sekaligus liar.

Single “For The Worst” rencananya bakal masuk di album SATCF berikutnya yang titelnya masih belum diungkap. Ditulis oleh Adit, dan digarap barengan single “Keep It Moving (K.I.M)” yang udah rilis duluan, Desember 2025 lalu. “For The Worst” ini agak terdengar alt-rock/grunge daripada punk rock. Tapi, kamu bisa tetap berharap mendengarkan dinamika emosional yang lugas dan karakter khas SATCF di sini. Meskipun nggak seagresif “Keep It Moving” atau nomor-nomor yang umumnya mengisi album terdahulu mereka.

Di departemen lirik, “For The Worst” mengangkat tema frustrasi, kehilangan, dan siklus repetitif. Adit menjelaskan bahwa tema ini jugalah yang jadi alasan, kenapa SATCF merilisnya pas di momen 17-an.

“Lagu ini sengaja kami rilis di momen 17 Agustus karena rasanya relevan dengan apa yang sedang banyak orang rasakan sekarang. Bukan cuma soal apa yang terjadi di sekitar kita, tapi juga hubungan, kehidupan personal, dan berbagai situasi yang kadang datang bersamaan. Ada masa ketika semuanya terasa nggak baik-baik saja, dan “For The Worst” lahir dari perasaan itu,” jelas Adit.

Tentu saja tema ini sejalan dengan semangat mereka, Dad Rock For Life!, yang terdengar reflektif dan lebih peka sama kondisi sekitar. Baik di lingkungan domestik maupun eksternal, termasuk para pendengar. Tema ini juga membuktikan kalau SATCF masih setia menjaga DNA punk-rock.

Mengutip siaran pers mereka, bait “We aim for the best, we gotta do it again, for the worst”-lah inti pesan kali ini.

“Kalimat ini menjadi pusat dari kontradiksi dari kondisi rakyat saat ini. Rasa sinis yang getir bercampur dengan kepasrahan, mengondisikan kita untuk menerima skenario terburuk yang bisa dibayangkan. Ya, kita semua sedang mempersiapkan diri ‘for the worst’.”

Setelah “For The Worst”, SATCF masih berencana merampungkan album baru berisi 10 lagu pada 2027 nanti.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan