{"id":8946,"date":"2024-11-14T22:54:28","date_gmt":"2024-11-14T15:54:28","guid":{"rendered":"https:\/\/hipkultur.com\/?p=8946"},"modified":"2024-11-14T22:54:29","modified_gmt":"2024-11-14T15:54:29","slug":"kupas-tuntas-cara-milih-artis-pemenang-grammy-awards","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/kupas-tuntas-cara-milih-artis-pemenang-grammy-awards\/","title":{"rendered":"Kupas Tuntas Cara Milih Artis Pemenang Grammy Awards"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama-nama kayak Taylor Swift, Beyonce, Coldplay, BTS, atau Billie Eilish sering masuk nominasi penghargaan musik, bahkan menang. Jadi prestasinya dobel-dobel. Selain ngetop dan mungkin kaya raya, mereka juga punya koleksi vandel penghargaan bergengsi dari mana-mana, mulai <em>Grammy<\/em>, MTV, sampai Billboard, dan banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ngomong-ngomong soal penghargaan <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/met-gala-siapa-sih-yang-bikin\/\">bergengsi <\/a>itu, apa syarat utamanya harus ngetop? Kalau iya, seberapa ukuran ngetopnya? Dan apakah nggak ada kriteria selain ngetop, buat seorang musisi bisa menang anugerah musik atau setidaknya masuk nominasi? Diberondong pertanyaan sebanyak itu, Hipmin maunya jawab, \u201cYNTKTS.\u201d Tapi, nggak.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mungkin nggak banyak orang tahu <em>struggle<\/em> para musisi pemenang <em>awards<\/em> tadi seperti apa. Tapi sedikit juga yang <em>ngeh<\/em> soal kriteria penilaian para juri dalam menentukan nama-nama tadi jadi pemenang. Soal siapa yang berhak menentukan juri-juri, juga nyaris nggak ada yang bahas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memang ada <em>voting<\/em> dalam setiap penentuan. Tapi berdasarkan apa? Pastinya nggak asal-asalan. Ada deretan proses yang terstruktur, mulai dari milih juri sampai menentukan pemenang, apalagi di ajang prestisius kayak <em>Grammy<\/em> <em>Awards<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Menentukan Pemenang <em>Grammy<\/em> Memang Agak Ribet<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses dimulai dari pengajuan karya, ini dilakukan oleh perusahaan rekaman dan Anggota Akademi. Cuma lagu, video musik, atau album yang dirilis selama periode tertentu yang boleh diikutkan. Biasanya antara tanggal 1 September tahun ini sampai 30 Agustus tahun berikutnya, begitu terus setiap tahun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Genre &amp; Kategori<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Soal kategori, karya-karya yang diajukan boleh dari <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/tag\/musik\/\">bermacam-macam genre<\/a>. Nggak cuma pop, tapi juga rock, jazz, sampai elektronik. Genre di luar itu pun bisa. Asalkan diajukan oleh perusahaan rekaman dan Anggota Akademi, sudah memenuhi syarat kelayakan, dan sesuai dengan kategori yang ada di <em>Grammy<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kategori di <em>Grammy<\/em> nggak selalu sama tiap tahunnya. Bisa diganti-ganti, dijadikan satu, dipisah, atau ditiadakan sama sekali. Ya, intinya suka-suka yang punya gawe. Tapi lagi-lagi, menentukannya nggak sembarangan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Beberapa kategori punya kriteria spesifik, misalnya <em>Best New Artist<\/em>, di mana aturannya sering berubah dari waktu ke waktu. Sekarang, artis bisa masuk <em>Best New<\/em> kalau punya minimal satu album atau <em>single<\/em> lebih dari lima. Dan maksimal pernah rilis 30 lagu atau tiga album sebelumnya. Jadi kalau kamu artis yang baru terkenal setelah <em>single<\/em> ke-30 atau album ke-3 yang rilis antara 1 September &#8212; 30 Agustus tahun depan, kemungkinan kamu bisa masuk nominasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Disaring Dulu Biar Halus<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setelah semua materi terkumpul, lalu ada proses penyaringan awal. Ini melibatkan lebih dari 350 ahli bidang musik. Tujuannya bukan menilai kualitas artistik, tapi memastikan layak dan cocoknya karya-karya itu dimasukkan <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/topik\/kultur-pop\/\">kategorinya sendiri-sendiri<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Misalnya, lagu \u201c<em>Phantom of the Opera<\/em>\u201d-nya Ghost nggak mungkin dimasukkan kategori Lagu R&amp;B Terbaik. Atau contoh yang lain, \u201c<em>Not Like Us<\/em>\u201d-nya Kendrick Lamar, bisanya ya masuk kategori <em>Best Rap Song<\/em> atau <em>Best Rap Performance<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Nominasi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Karya-karya hasil saringan bisa masuk tahap nominasi. Proses menentukannya lewat <em>voting<\/em> oleh Anggota Akademi yang punya reputasi bagus. Anggota bisa ngasih suara di kategori sesuai bidang keahlian masing-masing, dan di kategori umum seperti Rekaman Tahun Ini dan Album Tahun Ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada umumnya proses nominasi ini menghasilkan lima finalis di setiap kategori. Tapi yang terbaru ada delapan, kecuali beberapa kategori, seperti <em>Producer Of The Year<\/em>, <em>Non-Classical and Songwriter Of The Year<\/em>, dan <em>Non-Classical<\/em> yang masih lima.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pemenang<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua nominasi sudah masuk sesuai kategori masing-masing. Selanjutnya <em>voting<\/em> lagi. Kali ini buat menentukan yang paling top di antara semua nominasi. Sama dengan waktu milih nominasi, proses penentuan pemenang juga dilakukan tertutup. Itu pun masih diawasi oleh akuntan independen biar integritas <em>Grammy<\/em> tetap terjaga.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perusahaan akuntan yang biasa kerja sama <em>Grammy<\/em>, salah satunya Deloitte &amp; Touche LLP. Mereka nggak ikut milih dan nggak punya hak suara, tapi memastikan proses penentuan benar-benar valid. Mulai dari perhitungan, audit <em>voting<\/em>, sampai memastikan hasil penilaian betul-betul transparan dan tanpa paksaan.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/i8.amplience.net\/i\/naras\/In-Memoriam-2024-GRAMMYs-GettyImages-1986557558\" alt=\"\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">dok: Grammy.com<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Siapa Saja yang Bisa Jadi Juri?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentunya orang-orang yang terlibat di proses pemilihan pemenang <em>Grammy<\/em> nggak ada yang kaleng-kaleng. Mereka terdiri dari para profesional dan ahli di bidang musik, baik itu produser, penulis lagu, musisi, perusahaan rekaman, maupun para insinyur dari produsen perangkat musik. Itupun nggak sembarangan, karena mereka orang-orang pilihan yang sudah terbukti punya reputasi bagus dan <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/rick-rubin-guru-spiritualnya-musisi-top-dunia\/\">berkontribusi signifikan di bidang mus<\/a>ik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">The Recording Academy<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para juri ini adalah anggota <em>The Recording Academy<\/em>, organisasi nirlaba di Amerika Serikat yang memang punya dedikasi merayakan, menghargai, dan mendukung pencapaian dalam industri musik. Organisasi yang juga dikenal sebagai NARAS (<em>National Academy of Recording Arts and Sciences<\/em>) ini nggak cuma jadi penyelenggara <em>Grammy<\/em> <em>Awards<\/em>, tapi juga menjalankan banyak program pendidikan dan advokasi buat para musisi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keanggotaan di <em>Recording Academy<\/em> terdiri dari berbagai profesional industri musik, termasuk artis, produser, <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/profil-sister-rosetta-tharpe-ibu-para-musisi-rock-and-roll-legend\/\">penulis lagu<\/a>, dan teknisi suara. Cuma anggota aktif yang boleh ikut <em>voting<\/em> nominasi dan pemenang <em>Grammy<\/em> <em>Awards<\/em>. Mereka terbagi dalam beberapa cabang (<em>chapters<\/em>) di berbagai kota di AS, biar bisa jadi representasi dari komunitas musik yang macam-macam.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini <em>Recording Academy<\/em> dipimpin oleh Harvey Mason Jr. Buat yang belum tahu, pemilik Harvey Mason Media ini adalah penulis lagu dan produser, sering bikin lagu hits buat musisi-musisi ngetop. Mulai dari Michael Jackson, Whitney Houston, Elton John, Aretha Franklin, Beyonce, sampai Justin Bieber.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Recording Academy Masih Dibagi-Bagi Lagi<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Recording Academy<\/em> punya tiga lini utama, yaitu <em>Producers &amp; Engineers Wing<\/em>, <em>Songwriters &amp; Composers Wing<\/em>, serta <em>Grammy U<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Producers &amp; Engineers Wing<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lini pertama, terdiri dari produser, teknisi, dan profesional lain yang kerja di bidang rekaman atau produksi suara. Fokus utamanya, ya pada aspek teknis dan kualitas produksi rekaman musik. Jadi, mera bakal lebih dibutuhkan di kategori yang teknis-teknis, misalnya <em>Best Engineered Album<\/em> atau <em>Producer of the Year<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para profesional yang jadi anggota komite ini jumlahnya sekitar 70-an orang. Memang, nama-nama mereka kurang begitu dikenal, ya karena lebih banyak kerja di balik layar. Mungkin kamu bisa catat nama-nama, seperti Ebonie Smith, Marcella Araica, atau Michael Romanowski. Nanti kalau ada waktu, <em>browsing <\/em>sedikit, dan kamu akan tahu apa keahlian mereka.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Songwriters &amp; Composers Wing<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Unit berikutnya, <em>Songwriters &amp; Composers Wing<\/em> tentunya berisi penulis lagu, komposer, atau pencipta musik. Para anggotanya pasti punya pemahaman mendalam soal <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/penyanyi-ini-cuma-rilis-1-album-semasa-hidupnya-tapi-sukses-melegenda\/\">penulisan lagu dan kualitas lirik<\/a>, sehingga dipercaya menentukan karya mana yang nilai artistiknya tingg. Di <em>Grammy<\/em>, salah satu peran penting mereka adalah waktu menentukan nominasi dan pemenang kategori <em>Song of the Year<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Salah satu nama populer yang sekarang jadi anggota <em>Songwriters &amp; Composers Wing<\/em> ini adalah Hans Zimmer. Selain jadi profesional, produser-komposer film asli Jerman ini juga sudah pernah menang <em>Grammy<\/em> sekaligus Oscar. Karya musiknya yang epik itu bisa kamu dengarkan sambil nonton film The Lion King (1994), Gladiator (2000), Interstellar (2014), Inception (2010), atau Dune (2021).<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Grammy U<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain anggota tim juri, <em>Recording Academy<\/em> juga membawahi komunitas edukasi <em>Grammy<\/em> U. Ini adalah pelatihan khusus buat mahasiswa yang tertarik berkarir di <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/author\/musikindonesia\/\">industri musik<\/a>. Anggotanya nggak bisa jadi juri di <em>Grammy<\/em>, tapi berhak belajar dan interaksi langsung dari para profesional musik, baik lewat acara, program <em>mentoring<\/em>, maupun <em>workshop<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keanggotaan <em>Grammy<\/em> U terbuka untuk umum, sesuai syarat yang <a href=\"https:\/\/www.recordingacademy.com\/membership\/grammy-u\">tertulis di website <\/a><em>Recording Academy<\/em>. Kalau minat, kamu bisa join program ini. Siapa tahu, kamu bisa jadi generasi penerus di <em>Recording Academy<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Juri Grammy Awards<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semua orang di <em>Recording Academy<\/em>, kecuali <em>Grammy<\/em> U, punya peran buat milih nominasi dan pemenang <em>Grammy<\/em>. Para juri diatur jadi beberapa kelompok, setiap orang akan dapat peran sesuai keahlian masing-masing. Mereka inilah yang daritadi disebut sebagai Anggota Akademi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anggota Akademi adalah artis, produser, dan pebisnis musik anggota <em>Recording Academy<\/em>, baik <em>Producers &amp; Engineers Wing<\/em> maupun <em>Songwriters &amp; Composers Wing<\/em>. Selain terkenal punya reputasi bagus, orang-orang ini pernah berdampak signifikan di industri musik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nggak heran kalau suara mereka penting. Merekalah yang <em>voting<\/em> mulai nominasi sampai penentuan pemenang. Mungkin mereka juga yang punya pengaruh besar dalam menggiring <a href=\"https:\/\/hipkultur.com\/en\/pengaruh-kpop-bagi-gaya-hidup-gen-z\/\">selera massal<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Anugerah Penghargaan Musik yang Lainnya<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain Grammy, masih ada beberapa ajang penghargaan karya musik lain yang juga bergengsi. Baru-baru ini ada MTV Europe Music Awards (EMA). Di EMA, penentuan artis yang bisa masuk nominasi dilakukan penuh sama tim editorial MTV. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka mempertimbangkan <em>performance<\/em>, video musik, kualitas artistik, serta popularitas dan dampak kultural si artis. Sementara pemenangnya dipilih berdasarkan suara terbanyak dari para fans terdaftar secara online. Proses ini di tahun 2024 menghasilkan nama Taylor Swift yang menyabet penghargaan terbanyak di empat kategori, salah satunya <em>Artist of the Year<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada juga Billboard Music Awards, yang secara khusus menentukan pemenang berdasarkan data penjualan. Tim mereka melacak data penjualan artis, mulai dari album fisik dan digital, streaming, pemutaran di radio, tur, sampai keterlibatan sosial.  <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Indonesia, ajang paling bergengsi adalah Anugerah Musik Indonesia (AMI). Kalau ini prosesnya agak mirip dengan <em>Grammy<\/em>, melibatkan tahap pengajuan, screening, nominasi, voting pemenang, sampai hasil akhir. Tim juri juga berasal dari profesional dari berbagai disiplin ranah musik. <\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nama-nama kayak Taylor Swift, Beyonce, Coldplay, BTS, atau Billie Eilish sering masuk nominasi penghargaan musik, bahkan menang. Jadi prestasinya dobel-dobel. Selain ngetop dan mungkin kaya raya, mereka juga punya koleksi vandel penghargaan bergengsi dari mana-mana, mulai Grammy, MTV, sampai Billboard, dan banyak lagi. Ngomong-ngomong soal penghargaan bergengsi itu, apa syarat utamanya harus ngetop? Kalau iya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":8947,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[213],"tags":[615,620],"class_list":["post-8946","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-kultur-pop","tag-musik","tag-trivia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8946","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=8946"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/8946\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/8947"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=8946"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=8946"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=8946"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}