{"id":2108,"date":"2023-08-25T09:24:51","date_gmt":"2023-08-25T02:24:51","guid":{"rendered":"https:\/\/hipkultur.com\/?p=2108"},"modified":"2023-09-19T13:06:19","modified_gmt":"2023-09-19T06:06:19","slug":"brics-kongsi-dagang-saingan-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/brics-kongsi-dagang-saingan-barat\/","title":{"rendered":"Ujung-Ujungnya Duit: Sedikit Soal BRICS, Kongsi Dagang Saingan Barat"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">BRICS. Singkatan dari nama lima negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat dalam beberapa puluh tahun terakir. Lima negara itu, antara lain Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (<em>South Africa<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Blok baru ini muncul di kancah ekonomi global. Bisa jadi sebagai respons atas dominasi Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa selama ini. Sejauh ini mereka tidak meresmikan diri sebagai persekutuan politik baru. Pasalnya, keempat negara penggagas sejak awal cuma terlibat dalam kerjasama sektor ekonomi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Para anggota BRICS punya agenda pertemuan tahunan. Umumnya membahas tentang perjanjian kerjasama multilateral, kemitraan strategis, dan penggunaan cadangan devisa. Namun ada satu pembahasan lain yang cukup krusial di mata internasional, yaitu soal pembentukan Bank Pembangunan BRICS.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja ini membikin Dana Moneter Internasional atau IMF (<em>International Monetary Fund<\/em>) dan Bank Dunia, agak terganggu dan mungkin ketar-ketir. Karena seperti kita semua tahu, selama ini dua institusi itulah yang \u2018menguasai\u2019 ekonomi dunia.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-terbentuknya-brics\">Terbentuknya BRICS<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Istilah BRIC pertama kali muncul dalam makalah Goldman Sachs, <em>Building Better Global Economics BRICs<\/em> (2001). Makalah itu ditulis oleh Jim O\u2019Neill, seorang pegawai Goldman Sachs.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kalian tahu, Goldman Sachs adalah perusahaan keuangan berskala global terkemuka, berdiri pada tahun 1869. Selain populer karena bisnis keuangan dan aktivitas filantropi, institusi satu ini juga mendapat sorotan karena kegiatan operasionalnya yang dicap kontroversial. \u00a0<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kembali ke Jim O\u2019Neill. Tahun 2001 ia meramal tren ekonomi masa depan, salah satunya soal kiprah Brazil, Rusia, India, dan China dalam perekonomian global. Mantan Kepala Ekonom Goldman Sachs ini memprediksi negara-negara tersebut bakal punya andil besar dalam pergeseran kekuatan ekonomi internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Awalnya kelompok informal ini hanya beranggotakan empat negara, minus Afrika Selatan. Jika dirunut lebih jauh lagi lini masanya, inspirasi terbentuknya kelompok ini berasal dari Konferensi Asia Afrika pertama di Bandung tahun 1955 (<em>Spirit Bandung &#8217;55<\/em>)<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu Gerakan Non-Blok (GNB) atau <em>Non-Aligned Movement<\/em> (NAM) tahun 1956, pembentukan G-77 tahun 1964, hingga keikutsertaan Afrika Selatan dalam KTT G-8 sebagai perwakilan GNB. Setidaknya itu yang disebutkan di laman brics2023.gov.za.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, pemimpin empat negara: Brazil, Rusia, India, dan Tiongkok untuk pertama kalinya bertemu pada 2006. Itu berlangsung di St. Petersburg, di tengah agenda KTT G-8, bulan Juli tahun yang sama. Hanya berselang dua bulan kemudian, lewat perwakilan Menteri Luar Negeri masing-masing, keempatnya sepakat meresmikan BRIC secara formal. Itupun dilakukan di sela-sela pertemuan PBB di New York, Amerika Serikat.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"302\" src=\"https:\/\/hipkultur.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-1024x302.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-2110\" srcset=\"https:\/\/hipkultur.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-1024x302.png 1024w, https:\/\/hipkultur.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-300x89.png 300w, https:\/\/hipkultur.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-150x44.png 150w, https:\/\/hipkultur.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-768x227.png 768w, https:\/\/hipkultur.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-1536x454.png 1536w, https:\/\/hipkultur.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/image-2048x605.png 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-bric-menjadi-brics\">BRIC menjadi BRICS<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak itulah BRIC terbentuk. Namun, Konferensi Tingkat Tinggi BRIC resminya baru digelar pertama kali tahun 2009, bertempat di Yekaterinburg, Rusia. KTT itu menghasilkan kesepakatan bersama tentang tujuan pembentukan BRIC.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Isi kesepakatan itu adalah, keempat anggota akan mendorong komunikasi dan kerjasama secara bertahap, proaktif, praktis, terbuka, dan transparan. Komunikasi dan kerjasama itu tidak semata untuk kepentingan perkembangan ekonomi. Tapi juga demi menjaga perdamaian dan kemakmuran internasional. Dengan poin utama tentang pemahaman bersama mengenai cara menghadapi krisis keuangan global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Setahun setelah KTT pertama, barulah Afrika Selatan menyatakan diri untuk bergabung, konon atas dorongan Tiongkok. Perwakilan negara Benua Afrika secara resmi menjadi anggota BRIC pada 24 Desember 2010. Itu sekaligus mengubah akronim BRIC menjadi BRICS, sampai sekarang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Presiden Afsel kala itu, Jacob Zuma mengikuti konferensi BRICS pertamanya di Sanya, China tahun 2011. Setelah Rusia (2009), Brazil (2010), China (2011), dan India (2012), Afrika Selatan mendapat giliran menjadi tuan rumah konferensi pada 2013.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasil terpenting dari pertemuan 2013 di Durban, Afsel adalah pembentukan Bank Pembangunan BRICS. Tujuannya menyediakan pembiayaan proyek infrastruktur, dan persediaan dana cadangan senilai 100 miliar Dollar AS untuk membantu negara-negara anggota. Guna melawan guncangan krisis keuangan yang mungkin terjadi di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-brics-di-kancah-dunia\">BRICS di Kancah Dunia<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada tahun 1992, PDB BRICS hanya sekitar 5,4 persen dari ekonomi dunia. Namun melonjak menjadi 18 persen pada 2012. Negara-negara BRICS sama-sama memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata yang lebih tinggi daripada negara maju.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menurut prediksi Goldman Sachs, BRICS akan menguasai 40 persen dari PDB dunia pada tahun 2050. Secara demografi, jumlah penduduk lima negara anggota BRICS juga berkisar 40 persen dari seluruh populasi dunia. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apalagi, Brasil, Rusia, dan Afrika Selatan merupakan pemilik sumber daya alam melimpah, terutama di sektor energi. Sementara India dan Tiongkok unggul dalam ranah manufaktur. Ekspor barang murah produksi mereka ke negara-negara maju telah terbukti mengguncang pasar global beberapa tahun terakhir.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam beberapa tahun setelah masuknya Afsel, BRICS semakin gencar mengeksplorasi benua Afrika. Prospek besar Afrika Selatan dalam ekonomi menjadi alasannya. Mereka pun punya sumber daya alam melimpah, tumbuhnya daya beli konsumen, dan demografi yang bagus.<\/p>\n\n\n\n<!--nextpage-->\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mereka baru-baru ini bertindak sebagai satu kelompok dalam beberapa konferensi internasional, seperti G20 dan PBB. Selain berinisiatif membentuk Bank Pembangunan, negara-negara BRICS juga menunjukkan keberanian dalam perdagangan bilateral menggunakan mata uang masing-masing (<em>swap<\/em>), tanpa Dollar AS, seperti antara Tiongkok dan Brazil. Disebutkan pula rencana kesepakatan soal kebijakan luar negeri setiap anggota BRICS yang akan saling mengintervensi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"h-brics-kekinian\">BRICS Kekinian<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lengkap sudah, lima negara telah bergabung. Berbagai rencana dan komitmen jangka panjang telah ditetapkan. Bank Pembangunan pun telah terbentuk, meski harus melalui perdebatan seru soal penempatan lokasi pusat operasional. BRICS mendirikan <em>New Development Bank <\/em>(NDB) pada tahun 2014, dengan markas besar di Shanghai, China. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat ini, NDB telah membuka cabang baru di Johannesburg, Afsel. Popularitas BRICS membuat negara-negara ekonomi terdepan, macam Uni Emirat Arab, Uruguay, Mesir, dan Bangladesh bergabung dalam keanggotaan NDB.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Baru-baru ini dalam KTT terakhir yang diselenggarakan di Johannesburg, ada sesuatu yang mengejutkan. Enam negara diundang, dan masing-masing pimpinan pun datang. Paling mengejutkan adalah Iran dan Arab Saudi yang sama-sama hadir, bahkan menyatakan berserikat dengan BRICS. Memang, musuh bebuyutan ini sudah bersepakat menghentikan perseteruan pada Maret 2023 lalu. Butuh seorang penengah macam Xi Jinping (Presiden China) untuk mempersatukan keduanya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain Arab Saudi dan Iran, ada Mesir yang tak cuma ingin jadi nasabah NDB, tetapi sekaligus berkoalisi dengan BRICS. Negara Afrika lain, Ethiopia yang didukung penuh oleh BRICS untuk membangun ekonomi usai kecamuk perang, akhirnya juga ikut serta. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Lalu ada Argentina yang akhirnya berpartner dengan Brazil di bidang ekonomi, meski masih jadi rival di sepakbola. Terakhir, negeri saudagar minyak, Uni Emirat Arab yang selama ini dinaungi Amerika Serikat untuk urusan keamanan, pun turut bergabung. Keanggotaan negara-negara tersebut akan berlaku efektif mulai 1 Januari 2024.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">KTT ke-15 yang berlangsung tanggal 22 \u2013 24 Agustus 2023 kemarin, merupakan yang pertama kali diadakan secara langsung sejak pandemi COVID-19. Semakin mengukuhkan BRICS sebagai salah satu pilar ekonomi dunia. Apalagi setelah pernyataan penutup Presiden Afsel, Cyril Ramaphosa tentang rencana perluasan BRICS tahun-tahun mendatang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan setiap Menteri Luar Negeri anggota BRICS diberi tugas baru untuk menjaring negara mitra berpotensi pada KTT berikutnya. Akankah Indonesia ikut bergabung? Kita lihat saja.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BRICS. Singkatan dari nama lima negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat dalam beberapa puluh tahun terakir. Lima negara itu, antara lain Brazil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (South Africa). Blok baru ini muncul di kancah ekonomi global. Bisa jadi sebagai respons atas dominasi Amerika Serikat dan negara-negara Uni Eropa selama ini. Sejauh ini mereka tidak [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2112,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[81,214],"tags":[373,370,372,371],"class_list":["post-2108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-isu","category-trivia","tag-bisnis","tag-brics","tag-ekonomi","tag-internasional"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2108"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2108\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2112"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}