{"id":12918,"date":"2026-09-11T10:49:22","date_gmt":"2026-09-11T03:49:22","guid":{"rendered":"https:\/\/hipkultur.com\/?p=12918"},"modified":"2026-09-11T10:49:22","modified_gmt":"2026-09-11T03:49:22","slug":"wuss-rilis-album-perdana-suzan-12-lagu-yang-disusun-kayak-kalender-setahun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wuss-rilis-album-perdana-suzan-12-lagu-yang-disusun-kayak-kalender-setahun\/","title":{"rendered":"WUSS Rilis Album Perdana SUZAN, 12 Lagu yang Disusun Kayak Kalender Setahun"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\">WUSS akhirnya menyelesaikan apa yang mereka mulai beberapa bulan terakhir. Setelah nyicil tiga single, &#8220;Born in February&#8221;, &#8220;Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March&#8221;, dan &#8220;May?&#8221;, band asal Malang yang digawangi Sabiella Maris (gitar, vokal), Brilyan Prathama (gitar, vokal), Rara Harumi (bass, vokal), dan Rufa Hidayat (drum) ini resmi ngerilis album penuh perdana mereka, <em>SUZAN<\/em>, pada 26 Agustus 2026 di seluruh platform musik digital.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Konsep album ini unik. Berisi 12 lagu, dan tiap lagu mewakili satu bulan dalam setahun. Albumnya dibuka dengan &#8220;January Note (Unsent) feat. Ami Voix Chorale&#8221;, lalu &#8220;Born in February&#8221;, &#8220;Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March feat. Yogha Prasiddhamukti&#8221;, &#8220;April Leaves the Fame&#8221;, &#8220;May?&#8221;, &#8220;Wicked June&#8221;, &#8220;July Passed, the Sweetness Stayed&#8221;. Di bulan Agustus, mereka pakai &#8220;Hazeheart August&#8221; yang kolab sama Christabel Annora. Lalu lanjut ke &#8220;Quiet Admiration \/\/ September&#8221; yang juga kolab bareng Eltria Raffi. Ditutup dengan &#8220;When &#8216;Sweet Mary&#8217; Plays in October&#8221;, &#8220;November 404&#8221;, sampai &#8220;December, at Last&#8221;.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Disusun kayak kaleidoskop tahunan, <em>SUZAN<\/em> mengangkat tema-tema kehilangan, harapan, nostalgia, kegelisahan, cinta, sampai penerimaan. Tiap lagu bisa didengarkan sendiri-sendiri, tapi makna utuhnya baru kerasa kalau didengar runtut dari awal sampai akhir.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Secara musikal, WUSS tetap pegang identitas mereka. Dengan paduan suara berlapis, gitar yang intim, piano yang sunyi, dan dinamika yang berkembang pelan. Nama-nama kolaborator yang nyempil di beberapa lagu, Ami Voix Chorale, Yogha Prasiddhamukti dari Skandal, Christabel Annora, dan Eltria Raffi dari Dazzle, masing-masing nambahin warna tanpa menganggu arah emosional albumnya.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Artwork <em>SUZAN<\/em> digarap Farhan Endy dari Conbini, seniman visual asal Malang. Bareng album ini, WUSS juga merilis video musik buat &#8220;January Note (Unsent) feat. Ami Voix Chorale&#8221; yang disutradarai Jamal dari RCA Studio.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Soal judul, WUSS sengaja nggak ngasih makna yang baku soal siapa itu Suzan.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">&#8220;Kami tidak pernah membayangkan <em>SUZAN<\/em> sebagai dua belas lagu yang berdiri sendiri. Kami ingin album ini terasa seperti membuka sebuah buku harian, lalu menyadari bahwa setiap bulan diam-diam sedang menceritakan kisah yang sama,&#8221; kata Sabiella Maris.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">Buat mereka, <em>SUZAN<\/em> bukan album yang nyoba ngasih jawaban. Ini lebih ke dokumentasi soal gimana waktu diam-diam membentuk seseorang selama setahun penuh.<\/p>\n<p dir=\"ltr\">SUZAN tersedia di seluruh platform musik digital mulai 26 Agustus 2026.<\/p>\n<p><iframe loading=\"lazy\" style=\"border-radius: 12px;\" src=\"https:\/\/open.spotify.com\/embed\/album\/0bStmsFsiBHflrBAxTFQJ5?utm_source=generator&amp;si=a44d8ba8fd4a42d5\" width=\"100%\" height=\"152\" frameborder=\"0\" allowfullscreen=\"allowfullscreen\" data-testid=\"embed-iframe\"><\/iframe><\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>WUSS akhirnya menyelesaikan apa yang mereka mulai beberapa bulan terakhir. Setelah nyicil tiga single, &#8220;Born in February&#8221;, &#8220;Three Years of Wonder and Pain in a Boundless March&#8221;, dan &#8220;May?&#8221;, band asal Malang yang digawangi Sabiella Maris (gitar, vokal), Brilyan Prathama (gitar, vokal), Rara Harumi (bass, vokal), dan Rufa Hidayat (drum) ini resmi ngerilis album penuh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":13,"featured_media":12924,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[931],"tags":[615,8086,8085],"class_list":["post-12918","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-rilis","tag-musik","tag-suzan","tag-wuss"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12918","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/13"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12918"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12918\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12925,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12918\/revisions\/12925"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12924"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12918"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12918"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/hipkultur.com\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12918"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}